Total Tayangan Halaman

Cara Kerja Motor Stater Tipe Konvensional,

Cara Kerja Motor Stater Tipe Konvensional,

Cara Kerja Motor Starter Tipe Konvensional
Cara Kerja Motor Starter

Apabila starter switch diputar ke posisi ST (atau pada saat start), maka arus dari baterai mengalir melalui kunci kontak kemudian ke hold in coil kemudian ke massa dan dilain pihak arus juga mengalir ke pull in coil, field coil dan ke massa melalui armature. Pada saat in hold dan pull in coil membentuk gaya magnet dengan arah yang sama, dikarenakan arah arus yang mengalir pada kedua kumparan tersebut sama. Seperti pada gambar diatas. Maka pada kedua kumparan hold in coil dan pull in coil terjadi kemagnetan.
Dari kejadian ini kontak plate (plunger) akan bergerak kea rah menutup main switch, sehingga drive lever bergerak menggeser starter clutch ke arah posisi berkaitan dengan ring gear pada roda gila (fly wheel). Untuk lebih jelas lagi kurang lebih aliran arusnya adalah sebagai berikut:
Baterai → kunci kontak → terminal 50 → hold in coil → massa
Baterai → kunci kontak → terminal 50 → pull in coil → field coil → brush positif → armature → brush negatif → massa
Oleh karena arus yang mengalir ke field coil pada saat itu, relative kecil (belum besar) maka armature berputar lambat dan memungkinkan perkaitan pinion dengan ring gear menjadi lembut. Pada keadaan ini kontak plate belum menutup main switch (terminal 30 dan terminal C belum berhubungan). 

2. Pada saat Pinion Gear Berkaitan Penuh dengan Ring Gear
Cara Kerja Motor Starter Tipe Konvensional
Cara Kerja Motor Starter Tipe Konvensional
Bila pinion gear sudah berkaitan penuh dengan ring gear, kontak plate akan mulai menutup main switch, lihat gambar diatas, pada saat ini arus akan mengalir sebagai berikut:

Baterai → kunci kontak → terminal 50 → hold in coil → massa
Baterai→terminal 30→main switch→terminal c→field coil→armature→massa

Seperti pada gambar diatas di terminal C ada arus , maka arus dari pull in coil tidak dapat mengalir (karena tidak adanya beda potensial), akibatnya kontak plate ditahan oleh kemagnetan hold in coil saja. Bersama dengan itu arus yang besar akan mengalir dari baterai ke field coil→armature→massa melalui main switch. Akibatnya starter dapat menghasilkan momen putar yang besar yang digunakan memutarkan ring gear. Bilaman mesin sudah mulai hidup, ring gear akan memutarkan armature melalui pinion. Untuk menghindari kerusakan pada starter akibat hal tersebut maka kopling sarter akan membebaskan dan melindungi armature dari putaran yang berlebihan.
3. Pada saat Kunci Kontak Kembali ke Posisi On (mesin sudah hidup)
 
Cara Kerja Motor Starter Tipe Konvensional
Cara Kerja Motor Starter Tipe Konvensional

Sesudah mesin hidup, dan kunci kontak kembali ke posisi ON, serta main switch dalam keadaan belum membuka (belum bebas dari kontak plate). Maka aliran arusnya sebagai berikut: 
Baterai→terminal 30→main switch→terminal C→Field coil→armature→massa
 
Oleh karena kunci kontak kembali On (bukan pada posisi Start), maka pull in coil dan hold in coil tidak mendapat arus dari teminal 50 melainkan dari teminal C.Sehingga aliran arusnya akan menjadi: 
Baterai→terminal 30→main switch→terminal C→Pull in coil→Hold in coil→massa
 
Karena arus pull in coil berlawanan maka arah gaya magnet yang dihasilkan juga berlawanan, sehingga kedua-duanya saling menghapuskan dan tidak terjadi kemagnetan, hal ini akan mengakibatkan kekuatan return spring dapat mengembalikan kontak plate ke posisi semula.Dengan demikian drive lever menarik sarter clutch dan pinion gear terlepas dari perkaitan
sumber: http://www.kitapunya.net/2014/03/cara-kerja-motor-starter-tipe.html
Fungsi dan Cara Kerja Transmisi Manual Beserta Nama Komponennya

Fungsi dan Cara Kerja Transmisi Manual Beserta Nama Komponennya

Fungsi dan Cara Kerja Transmisi Manual Beserta Nama Komponennya - Pada umumnya transmisi manual adalah sebagai salah satu komponen sistem pemindah tenaga yang mempunyai beberapa fungsi diantaranya sebagai berikut :
  1. Meneruskan tenaga / putaran mesin dari kopling ke poros propeler shaft
  2. Merubah momen yang dihasilkan mesin sesuai dengan kebutuhan (beban mesin dan kondisi jalan)
  3. Memungkinkan kendaraan dapat berjalan mundur (reserve) pada kendaraan lebih dari 2 roda
CARA KERJA TRANSMISI MANUAL
Cara kerja transmisi manual 4 kecepatan.
Posisi Netral (N).
Saat posisi netral tenaga dari mesin tidak diteruskan ke poros out put, karena sincromesh dalam keadaan bebas atau tidak terhubung dengan roda gigi tingkat.
Posisi Gigi 1.
Jika tuas ditekan ke arah kiri kemudian ditarik ke belakang maka gear selection fork akan menghubungkan unit sincromesh untuk berkaitan dengan gigi tingkat 1. Posisi 1 akan menghasilkan putaran yang lambat tetapi momen pada poros out put besar.
Posisi Gigi 2.
Tuas ditekan kearah kiri kemudian didorong ke depan maka selector fork akan menggerakan hub sleave sehingga unit sincromesh berhubungan dengan roda gigi tingkat no 2. Posisi 2 putaran poros out put lebih cepat dibanding pada posisi 1.
Posisi Gigi 3.
Jika tuas ditarik lurus ke belakang maka selector fork akan menggerakan hub sleave sehingga menghubungkan unit sincromesh untuk berkaitan dengan gigi tingkat 3. Posisi 3 akan menghasilkan putaran yang cepat dibanding posisi 2.
Posisi Gigi 4.
Tuas didorong lurus ke depan maka selector fork akan menggerakan hub sleave sehingga unit sincromesh berhubungan dengan roda gigi tingkat no 4. Posisi 4 putaran poros out put lebih cepat dibanding pada posisi 3.
Posisi Gigi R.
Tuas ditekan kearah kanan kemudian ditarik ke belakang maka akan menggerakkan gear selection fork sehingga unit sincromesh berhubungan dengan roda gigi R. Antara roda gigi R dan roda gigi pembanding dipasangkan roda gigi idel (idler gear)yang menyebabkan putaran poros input berlawanan arah dengan poros out put.
Berikut nama komponen dan fungsi transmisi manual :
  1. Transmission Case, berfungsi sebagai tempat berdiamnya semua komponen transmisi
  2. Shift Fork, berfungsi sebagai garfu pemindah gigi
  3. Input Shaft, berfungsi untuk meneruskan putaran dari kopling ke transmisi / counter gear
  4. Counter Gear, berfungsi untuk meneruskan putaran dari inputshaft ke gigi percepatan
  5. Gigi percepatan, berfungsi untuk merubah momen yang dihasilkan mesin sesuai dengan kebutuhan (beban mesin dan kondisi jalan)
  6. Hub Sleave, berfungsi untuk mengunci singkromes dengan gigi percepatan sehingga memungkinkan output shap bisa perputar dan berhenti
  7. Sinkronizer ring / Singkromes, berfungsi sebagai komponen transmisi yang memungkinkan perpindahan gigi pada transmisi dapat bekerja/hidup
  8. Reverse Gear, berfungsi sebagai gear perubah arah putaran output shaft sehingga memungkinkan kendaraan bisa bergerak mundur
  9. Main Bearing, berfungsi sebagai bantalan output shaft
  10. Output shaft, berfungsi untuk meneruskan putaran dari transmisi ke propeller shaft
  11. Extension Housing, berfungsi sebagai penutup output shaft sekaligus dudukan tongkat perseneling.
Nah itulah tips dari saya mengenai Fungsi dan Cara Kerja Transmisi Manual Beserta Nama Komponennya. Mudah - mudahan artikel sederhana dari saya ini bisa bermanfaat bagi sahabat ku semuanya.
sumber: http://www.eriotomotif.com/2015/08/fungsi-dan-cara-kerja-transmisi-manual.html
[FI] Lebih Rinci Tentang Prinsip Kerja Sistem EFI (Electronic Fuel Injection) pada Motor

[FI] Lebih Rinci Tentang Prinsip Kerja Sistem EFI (Electronic Fuel Injection) pada Motor

00 judul efi2
Assalamu’alaikum wR wB
Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.
Semakin menguatnya isu mengenai peningkatan kualitas  lingkungan hidup, disertai dengan penetapan standar euro 3 (bahkan sampai 4 dan 5 untuk eropa) bagi kenadaraan bermotor, menjadikan sistem injeksi pilihan utama dalam proses pengabutan dan pensuplaian bbm. Selain lebih efisien daripada sistem karbu, sistem injeksi juga terkenal lebih rumit dan sulit difahami prinsip kerjanya. Sistem EFI (electronic fuel injection) diciptakan dengan tujuan utamanya adalah menghasilkan pembakaran yang tuntas/efisien, yang mana bensin (bbm) yang dikeluarkan sebanding dengan udara yang dihisap silinder. Pertanyaan yang paling mendasar terkait dengan penerapan sistem injeksi ini adalah :
“Bagaimana bisa injektor menyemprotkan bbm dengan takaran yang pas, sesuai dengan udara yang masuk?”
Nah, pada artikel inilah akan kita bicarakan bagaimana sistem EFI melakukannya, ….
Mari perhatikan gambar diagranm sistem EFI berikut ini
00 efi
Pada gambar di atas menunjukkan sistem pengabutan fuel infection elektronik “sederhana”, yang mana melibatkan banyak komponen, diantaranya :
  1. Sensor2 yang ditempatkan pada throttle body (TB), yaitu  (a) IAP (intake air pressure sensor) yang berfungsi mengukur tekanan udara yang masuk, (b) IAT (intake air temperature sensor) yang berfungsi mengukur suhu udara yang masuk, (c) TPS (throttle position sensor) yang berfungsi mengukur derajat bukaan klep kupu2 pada TB
  2. Throttle body (TB) adalah pintu masuk nya udara dari luar menuju silinder. Pada saat udara mengalir melalui TB, kondisinya diukur oleh IAT dan IAP. Sedangkan besarnya volume yang mengalir ditentukan oleh besarnya sudut TPS.
  3. Bypass valve adalah klep/katup yang mengatur jumlah volume udara yang masuk saat kondisi idle/stasioner
  4. Fuel filter + fuel pump adalah pompa bensin yang bertugas menjaga tekanan bensin sesuai dengan yang ditentukan.
  5. ECU (engine control unit), suatu perangkat elektronik yang mampu menghitung/memperkirakan masa udara yang masuk, menentukan masa bensin yang harus dikeluarkan, menentukan waktu pengapian, memberikan sinyal indikator/kerusakan dll. Intinya ECU adalah perangkat elektronik cerdas yang mampu mengolah beberapa masukan untuk memberikan keluaran/aksi/action yang tepat dalam rangka meningkatka kualitas pembakaran.
  6.  Injector adalah perangkat yang mampu menyemburkan bensin dalam bentuk kabut, dengan volume yang terukur,  sesuai sinyal yang diberikan ECU
  7. Fuel Cut sensor (atau mungkin sama dengan bank angle sensor/lean angle sensor) yantu sebuah sensor yang berisi pendulum yang berfungsi untuk mematikan ECU saat motor terjatuh (diam pada sudut kemiringan tertentu, sekitar 60 derajat, minimal selama 5 detik).
  8. Discharge pump adalah bagian dari injector yang berfungsi mengendalikan tekanan dalam injector, dengan cara mengalirkan sebagian bbm bertekanan kembali ke tangki
  9. Ignition coil, berfungsi meningkatkan tegangan pengapian yang diberikan ECU, dari 400V menjadi 20 kV, yang akan digunakan untuk memantik nyala api busi.
  10. Engine temperature sensor (ETS), sensor yang berguna untuk mengetahui suhu engine yang sangat berguna dalam mendukung fungsi engine management, jika dingin maka  ECU akan meng”ON”kan cuk otomatis.
  11. Crankshaft position sensor, ini adalah sensor yang paling utama dan fital, yang memberikan informasi sudut putaran crankshaft/engine, yang menentukan semua periode kerja dari ECU
  12. Oksigen sensor, adalah sensor yang mendeteksi kandungan o2 yang tersisa dari gas buang yang mengiformasikan kualitas pembakaran ke ECU. Jika O2 lebih banyak dari std maka pembakaran berlangsung pada kondisi campuran miskin, ECU harus memerintahkan injektor untuk menyemprotkan bbm lebih banyak lagi, begitu pula sebaliknya.
  13. Catalys/catalitic converter (bukan bagian dari sistem FI) berguna untuk menetralkan gas beracun dalam gas buang sebelum keluar ke alam bebas
  14. Fuel tank, tangki besin, biasanya desainnya spesifik untuk sistem injeksi, karena di dalamnya terdapat pompa bensin.
Itulah elemen2 yang mendukung sitem EFI baik secara langsung mupun tidak langsung. Sekarang mari kita bahas prinsip kerjanya:
1. Saat baru dinyalakan, biasanya mesin dalam kondisi dingin dan kondisi ini diketahui oleh ECU berdasarkan informasi dari Engine temperature sensor (ETS). ECU akan memerintahkan injector untuk menyemprotkan bensin lebih banyak, mirip dengan penggunaan choke saat menstarter engine di pagi hari. Putaran mesin meninggi dan semakin menurun seiring dengan kenaikan suhunya. ECU juga mengatur bukaan bypass valve untuk mengatur supplay udara pada saat pemanasan mesin dalam kondisi stasioner. Kira seperti ini sensor suhu mesin ETS
15 IAT sensor2
Posisinya biasanya di silider atau di head di jalur cairan pendingin (water cooled), dan tegangan (V) yang diinformasikan ke ECU
15 IAT sensor signal
Atau bisa berujuk tabel berikut
15 AIT volt table
Jadi ECU akan menerjemahkan tegangan tersebut sebagai besaran suhu, kemudian data suhu ini digunkan untuk mengeksekusi putasan bagi injektor dan bypass valve (ISC). Posisi bypass valve (ISC /idle switch control) seperti tampak pada gambar ini.
10 intake EFI
2. Pada saat normal, handle gas akan mentransfer gerakan tangan lewat kabel throttle (kabel gas), menjadi bukaan kupu2 (throttle valve). Bukaan ini disensor oleh TPS dan memberikan informasi mengenai derajat bukaan klep kupu2 kepada ECU. Bentuk TPS dapat diliihat dalam gambar berikut, bentuk dalamnya
12 throttle_switch
sedangkan bentuk luarnya seperti ini
16 TPS
Dan posisinya terletak di TB dengan poros yang terkoneksi dengan klep kupu2
16 TPS position
Dan sensor TPS ini akan mengirimkan sinyal ke ECU berupa tegangan seperti gambar berikut
16 tpsdata
Dan oleh ECU tegangan yang dikirimkan TPS ini akan diartikan sebagai banyaknya volume udara yang masuk, karena volume udara yang masuk ditentukan oleh luasnya area yang terbuka dikalikan dengan kecepatan aliran udara yang melalui TB. Pada salah satu gambar di atas telah terdapat penampakan dari TB, akan tetapi akan lebih jelas jika melihat gambar berikut.
12 Throttle-body cut
Setelah informasi banyaknya volume udara yang masuk diketahui, maka ECU akan menghitung seberapa besar bensin yang akan disemprotkan. Setelah dihitung dengan teliti dengan menggunakan faktor koreksi dari masukan sensor2 yang lain seperti IAT dan IAP (nanti akan dijelaskan dalam artikel yang berbeda), maka ECU akan mengirimkan sinyal ke injector untuk menyemprotkan bensin dalam ukuran tertentu yang sesuai dengan volume udara yang masuk agar diperoleh komposisi stoichiometric (AFR=14.7). Bentuk sinyalnya secara umum tampak pada gambar berikut.
07 injector duration
Jadi banyaknya bensin yang akan disemprotkan oleh injektor tergantung dari durasi sinyal mulai dari “ECU switches on ” sampai  “ECU switches off”, atau sepanjang panah waran merah dalam satuan mili detik (1/1000 detik). Sedangkan bentuk dari injektor secara umum adalah sebagai berikut.
07 injector2
Tegangan yang berasal dari ECU akan diumpankan ke bagian koil selenoid (selenoid coil no.9) yang bersama-sama dengan core spring (pegas pengembali no.4) menghasilkan gerakan core (poros) naik dan turun. Jika naik maka lubang di director (pengarah akan terbuka dan sebaliknya. Durasi bukaan ini dan tekanan bensin yang berasal dari fuel pump, akan menentukan banyaknya bensin yang disemprotkan.
Kemudian perhatikan grafik tadi (durasi injektor), di gambar tsb diinformasikan bahwa injektor bekerja setelah klep-in terbuka. Yang menjadi pertanyaan, ” Bagaimana ECU tahu kapan klep in terbuka?????”
sumber: http://motogokil.com/2014/01/04/lebih-rinci-tentang-prinsip-kerja-sistem-efi-electronic-fuel-injection-pada-motor/
Memahami komponen karburator mobil dan cara kerjanya

Memahami komponen karburator mobil dan cara kerjanya

Bagaimana cara kerja sistem karburator. Karburator merupakan salah satu komponen pada kendaraan bermotor seperti pada sepeda motor maupun pada mobil. Dapat dibilang sistem kerja karburator mobil ibarat amunisi kendaraan. Tanpa adanya karburator maka kendaraan tidak punya arti apa apa. Sehingga karburator harus selalu dijaga dan difungsikan sebaik mungkin.
Perawatan kendaraan khususnya sistem pencampuran bahan bakar harus tetap di jaga dengan baik, kebersihan setiap komponen karburator dapat membantu lancarnya proses pencampuran bahan bakar dan udara sehingga kinerja mesin akan lebih sempurna. Kerusakan salah satu dalam sistem karburator tentu dapat mengakibatkan kendaraan susah hidup.
Secara umum karburator mobil dan karburator motor mempunyai fungsi sama. Sebelum menggunakan sistem injeksi seperti kendaraan saat ini maka semua kendaraan menggunakan karburator. Pada sekitar tahun 1980 mulai diperkenalkan kendaraan sistem injeksi. Memang karburator mempunyai fungsi yang sangat penting untuk sebuah kendaraan.
Cara kerja karburator mobil maupun motor sama hanya berbeda sistem. prinsip kerja karburator mobil menganut Prinsip Bernoulli yaitu mengatur aliran dalam kecepatan fluida. Komponen komponen karburator mobil seharusnya terdiri dari : float chamber, floater, Choke valve, Thorttle Valve, Main jet, Slow jet, dan piston.
Sistem karburator mobil hampir identik dengan sistem karburator motor. Secara garis besar bahwa karburator merupakan tempat bercampurnya bahan bakar dengan udara. Namun demikian jika perbandingan campuran bahan bakar dan udara tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil, maka akan berakibat meningkatnya pemakaian bahan bakar dan akselarasi kendaraan juga sangat berkurang. Bagaimana cara setting karburator mobil.
Salah satu jenis mobil yang menggunakan karburator adalah mobil toyota kijang. Bahkan dari kijang generasi pertama hingga sebagian kijang kapsul masih menggunakan karburator. Pelajari cara setting karburator mobil kijang.
Fungsi karburator adalah untuk mengabutkan bahan bakar yang telah dicampur dengan udara bersih, sehingga diperoleh perbandingan yang sempurna, yang kemudian disemprotkan pada ruang bakar (combustion chamber). Dengan perbandingan yang benar maka kendaraan akan mencapai performa dan kecepatan maksimal. Setting karburator motor atau mobil sebaiknya dilakukan oleh mereka yang ahli di bidangnya. Namun demikian anda tetap dapat mempelajarinya.
karburator toyota kijang
Besarnya perbandingan campuran tergantung dari jenis BBM ataupun sistem karburator. Namun secara umum jika perbandingan tidak benar akan berpengaruh pada laju dan gas buang kendaraan yang bersangkutan. Kesalahan setting karburator akan berpengaruh pada :
  • Laju kendaraan tidak maksimal ( tidak normal ).
  • Gas buang banyak mengandung karbon monokksida yang ditandai dengan bau yang menyengat dan jika mengenai mata terasa pedas.
  • Suara mesin kendaraan menggelitik.
  • Mesin sangat cepat panas.
  • Boros.
  • Kendaraan tidak bisa langsam ( idle ).
  • Susah dihidupkan.
Jika kendaraan anda mengalami hal tersebut diatas, maka sebaiknya setting karburator kendaraan anda kembali atau bawa kendaraan anda ke bengkel. Bagaimana sistem kerja bahan bakar pada sebuah kendaraan. Pada dasarnya sistem karburator mobil hampir sama namun biasanya setiap produk akan berbeda bentuknya.
Komponen komponen karburator
Pada dasarnya setiap karburator motor ataupun bagian karburator mobil mempunyai komponen komponen yang berfungsi sama, hanya bentuknya saja yang berbeda. Berikut komponen karburator mobil dan fungsinya atau bagian bagian karburator mobil dan fungsinya. Secara umum komponen-komponen karburator mobil maupun motor adalah :
1. Ruang bakar ( float chamber ) : Berfungsi sebagai penampungan sementara setelah tangki bahan bakar. Float chamber terisi berkat kerja pelampung. Jika bahan bakar berkurang maka pelampung akan turun dan membuka katub aliran bahan bakar. Setelah bahan bakar terisi penuh maka pelampung akan naik dan otomatis menutup katub bahan bakar. Pelampung ini bekerja secara otomatis tergantung tinggi rendahnya level bahan bakar. Jika pada suatu saat terjadi banjir, biasanya pelampung tidak bekerja dengan sempurna.
2. Pelampung ( floater ): Berfungsi mempertahankan level bahan bakar supaya tetap stabil.
3. Choke valve : Fungsi utama choke valve adalah untuk menambah campuran bahan bakar, sehingga memudahkan kendaraan hidup. Penggunaan choke ( cuk ) biasanya ketika kendaraan dalam keadaan dingin. Penggunaan choke valve hanya dibenarkan saat star up kendaraan, ketika kendaraan hidup maka segera kembalikan ke posisi semula.
4. Thorttle Valve : Sering disebut sebagai piston valve, berfungsi untuk mengatur besar kecilnya campuran udara yang masuk ke ruang bakar. Piston valve ini bekerja beriringan dengan jarum skep ( main jet ). Ketika Thorttle Valve terbuka maka jarum skep juga ikut terbuka. Sehingga sebenarnya antara piston valve dan jarum skep merupakan satu kesatuan.
5. Main jet : Sering disebut sebagai jarum skep, berfungsi untuk mengatur besar kecilnya bahan bakar yang akan dicampur dengan udara bersih. Bentuk jarum jet ini semakin kebawah semakin mengecil ( lancip ), sehingga ketika gas ditarik akan mengangkat piston valve dan jarum jet dan akibatnya campuran bahan bakar dan udara bersih semakin besar dan kendaraan akan semakin cepat.
6. Slow jet : Berfungsi untuk supply antara bahan bakar dan udara bersih saat kendaraan idle ( langsam ). Ketika kendaraan tidak dapat langsam biasanya dengan membersihkan karburator terutama slow jetnya dan setting kembali jarum skep. Slow jet berupa sebuah lobang kecil yang terletak dibagian depan karburator.
7. Piston Valve Screw dan Pilot Screw : Merupakan skrup untuk mengatur besar kecilnya bahan bakar dan udara. Performa karburator dan akselarasi kendaraan sangat tergantung dari setting Piston Valve Screw dan Pilot Screw.
Demikian fungsi komponen karburator mobil dan cara kerjanya. Pada umumnya komponen karburator mobil kijang atau kendaraan jenis lainnya tidak jauh berbeda.Namun demikian  komponen karburator mobil bensin berbeda dengan sistem kerja mobil diesel karena mobil diesel tidak menggunakan karburator tapi hanya sistem pengabutan dan pemampatan bahan bakar dalam hal ini minyak solar.
Cara kerja karburator : Secara umum prinsip atau cara kerja karburator pada mobil cukup sederhana. Ketika mesin distater atau di engkol ( sepeda motor ) maka piston akan bergerak maju mundur. Pada gerakan mundur merupakan gerakan hisap yang berarti menghisap udara didepannya ( sistem karburator ), sehingga dengan sendirinya bahan bakar + udara bersih akan terhisap. Bersamaan dengan itu pemantik ( busi ) akan menyala, sehingga terjadi pembakaran diruang mesin dan melakukan / mendorong piston. Kejadian ini terjadi berulang ulang, semakin tinggi gas ditekan maka semakin cepat putaran piston.
Harga karburator mobil bisa mencapai jutaan rupiah. Padahal secara umum karburator jarang sekali mengalami kerusakan jika dirawat dengan baik. Supaya karburator mobil anda bekerja dengan sempurna, maka sebaiknya dibersihkan secara berkala.
Karburator racing dapat meningkatkan performa kendaraan khususnya sepeda motor, sebab pengguna karburator racing yakni motor motor yang sering digunakan untuk balap. Jenis karburator racing yang banyak diminati yakni karburator racing TDR KEIHIN PE-28 JAPAN yang dipasarkan sekitar 900 ribuan. Dapatkan info harga mobil honda terbaru.
sumber: http://distributorbanradial.com/bengkel/memahami-komponen-karburator-mobil-dan-cara-kerjanya/
KOMPONEN MESIN DAN FUNGSINYA

KOMPONEN MESIN DAN FUNGSINYA

KOMPONEN - KOMPONEN MESIN DAN FUNGSINYA

Mesin terdapat beberapa komponen :

1. Blok silinder (Cylinder Block)
fungsi : sebagai tempat untuk menghasilkan energi panas dari proses pembakaran bahan bakar.
2. Torak (piston)
fungsi : untuk memindahkan tenaga yang diperoleh dari hasil pembakaran bahan bakar ke poros engkol (crank shaft) melalui batang torak (connecting road).
3. Cincin Torak (Ring piston)
fungsi: - Mencegah kebocoran gas bahan bakar saat langkah kompresi dan usaha.
- Mencegah masuknya oli pelumas ke ruang bakar. 
- Memindahkan panas dari piston ke dinding silinder.
4. Batang Torak (Connecting Rod)
fungsi: Menerima tenaga dari piston yang diperoleh dari pembakaran bahan bakar dan meneruskannya keporos engkol.
5. Poros Engkol (crank shaft)
fungsi: Mengubah gerak naik turun torak menjadi gerak berputar yang akhirnya menggerakkan roda-roda.
6. Bantalan (Bearing)
fungsi: Mencegah keausan dan mengurangi gesekan pada poros engkol.
7. Roda Penerus (Fly Wheel)
fungsi: Menyimpan tenaga putar ( inertia ) yang dihasilkan pada langkah usaha, agar poros engkol tetap berputar terus pada langkah lainnya.
8. Katup (Valve)
fungsi: Membuka dan menutup saluran masuk dan saluran buang.
9. Pegas Katup (Valve Spring)
fungsi: Mengembalikan katup pada kedudukan/posisi semula dan memberi tekanan pada katup agar dapat menutup dengan rapat.
10. Tuas Katup ( Rocker arm )
fungsi: Menekan katup - katup sehingga dapat membuka.
11. Batang pendorong ( push rod )
fungsi: Meneruskan gerakan valve lifter ( pengangkat katup ) ke rocker arm.
12. Pengangkat Katup ( Valve Lifter )
fungsi: Memindahkan gerakan camshaft ( poros nok ) ke rocker arm melalui push rod.
13. Poros Bubungan / Poros Nok ( camshaft )
fungsi: Membuka dan menutup katup sesuai dengan waktu ( Timming ) yang telah ditentukan.
14. Karter ( Oil Pan )
fungsi: Menampung oli pelumas.
15. Pena Torak ( Piston pin )
fungsi: Menghubungkan torak dengan connecting rod melalui lubang bushing.
16. Bantalan Luncur Aksial ( Thrust Waser )
fungsi: Menahan poros engkol agar tidak bergerak/bergeser maju-mundur.
17. Timming Chain : rantai timing / Timing Belat : sabuk timing
fungsi: Menghubungkan gerak putar poros engkol keporos nok.
18. Kepala Silinder ( Cylinder Head )
fungsi: Tempat kedudukan mekanisme katup, ruang bakar, busi dan sebagai tutup blok silinder.
19. Dudukan Katup ( Valve Seat )
fungsi: Tempat dudukan katup saat menutup.
 
sumber:mprabowo19.blogspot.co.id



Transmisi otomatis terbaik terdiri dari banyak komponen dan sistem yang dirancang untuk bekerja sama dalam sebuah simfoni mekanik, hidrolik dan listrik teknologi pintar Transmisi otomatis terbaik terdiri dari banyak komponen dan sistem yang dirancang untuk bekerja sama dalam sebuah simfoni mekanik, hidrolik dan listrik teknologi pintar yang telah berkembang selama bertahun-tahun menjadi apa yang banyak orang cenderung mekanis anggap sebagai suatu bentuk seni. Kami mencoba untuk menggunakan sederhana, penjelasan generik di mana mungkin untuk menggambarkan sistem ini, tetapi, karena kompleksitas dari beberapa komponen transmisi otomatis pada mobil ini, Anda mungkin harus menggunakan beberapa latihan mental untuk memvisualisasikan operasi mereka. Komponen utama yang membentuk transmisi otomatis pada mobil meliputi: Set Aksesoris planet yang merupakan sistem mekanik yang menyediakan berbagai rasio roda gigi maju serta sebaliknya. Sistem Hidrolik yang menggunakan cairan transmisi khusus yang dikirim di bawah tekanan oleh Pump Oil melalui Badan Valve untuk mengontrol Kopling dan Band untuk mengontrol gigi set planet. Segel dan Gasket digunakan untuk menjaga minyak di mana seharusnya dan mencegah dari bocor keluar. Torque Converter yang bertindak seperti kopling untuk memungkinkan kendaraan untuk datang ke berhenti di gigi saat mesin masih berjalan. Modulator atau Throttle kabel yang memantau kecepatan dan posisi throttle untuk menentukan kapan bergeser. Pada kendaraan yang lebih baru, titik pergeseran dikendalikan oleh komputer yang mengarahkan solenoida listrik untuk mengalihkan aliran minyak ke komponen yang sesuai pada saat yang tepat. Set Aksesoris Planetary Gear Transmisi Gigi Otomatis - Sistem gigi planet transmisi otomatis mengandung banyak gigi dalam berbagai kombinasi. Dalam transmisi manual, gigi geser di sepanjang poros saat Anda memindahkan tuas pergeseran dari satu posisi ke posisi lain, terlibat berbagai gigi berukuran seperti yang diperlukan dalam rangka memberikan rasio gigi yang benar. Dalam transmisi otomatis, namun, gigi tidak pernah bergerak secara fisik dan selalu terlibat dengan gigi yang sama. Hal ini dicapai melalui penggunaan peralatan set planet. Transmisi otomatis planetary gear - Dasar gigi planet set terdiri dari roda gigi matahari, gigi cincin dan dua atau lebih gigi planet, semua yang tersisa dalam hubungan yang konstan. Roda gigi planet yang terhubung satu sama lain melalui pengangkut umum yang memungkinkan roda gigi berputar pada poros yang disebut "kepaknya" yang melekat pada operator. Operasi sistem transmisi Salah satu contoh cara bahwa sistem ini dapat digunakan adalah dengan menghubungkan ring gear ke poros input yang berasal dari mesin, yang menghubungkan pembawa planet ke poros output, dan mengunci roda gigi matahari sehingga tidak bisa bergerak. Dalam skenario ini, ketika kita menghidupkan ring gear, planet-planet akan "berjalan" di sepanjang roda gigi matahari (yang diadakan stasioner) menyebabkan pembawa planet untuk mengubah poros output dalam arah yang sama dengan poros input tetapi pada kecepatan yang lebih lambat menyebabkan gigi reduksi (mirip dengan mobil di gigi satu). Jika kita membuka roda gigi matahari dan mengunci dua elemen bersama-sama, ini akan menyebabkan semua tiga elemen untuk mengubah pada kecepatan yang sama sehingga poros output akan berubah pada tingkat yang sama kecepatan sebagai poros input. Hal ini seperti mobil yang ada di gigi tiga atau tinggi. Cara lain yang bisa kita gunakan gigi set Planetary adalah dengan mengunci pembawa planet bergerak, kemudian menerapkan kekuatan untuk ring gear yang akan menyebabkan roda gigi matahari untuk mengubah ke arah yang berlawanan memberikan kita membalikkan sistem gigi gear. Ilustrasi di sebelah kanan menunjukkan bagaimana sistem sederhana yang dijelaskan di atas akan terlihat dalam transmisi yang sebenarnya. Poros input terhubung ke ring gear (Blue), Poros output terhubung ke operator planet (Green) yang juga terhubung ke "Multi-disk" kopling pack. Roda gigi matahari terhubung ke drum (kuning) yang juga terhubung ke bagian lain dari paket kopling. Sekitar bagian luar drum adalah band (merah) yang dapat diperketat di sekitar drum ketika diperlukan untuk mencegah drum dengan gigi matahari terpasang dari berputar. Transmisi Kopling Otomatis Kopling paket yang digunakan, dalam hal ini, untuk mengunci operator planet dengan roda gigi matahari memaksa keduanya untuk mengubah pada kecepatan yang sama. Jika kedua paket kopling dan band yang dirilis, sistem akan netral. Mengubah poros input akan mengubah gigi planet terhadap roda gigi matahari, tapi karena tidak ada yang memegang roda gigi matahari, itu hanya akan berputar bebas dan tidak berpengaruh pada poros output. Untuk menempatkan unit pada gigi satu, band ini diterapkan untuk memegang roda gigi matahari bergerak. Untuk beralih dari pertama ke gigi tinggi, band ini merilis dan kopling diterapkan menyebabkan poros output untuk mengubah pada kecepatan yang sama dengan poros input. Cutaway dari roda belakang transmisi otomatis khas Banyak kombinasi lainnya yang mungkin menggunakan dua atau lebih set planet terhubung dalam berbagai cara untuk memberikan kecepatan maju dan mundur berbeda yang ditemukan dalam transmisi otomatis terbaik, dan tentunya sistem yang terbaik juga tidak lepas dari oli transmisi yang bagus. Beberapa pengaturan gigi pintar yang ditemukan di empat dan sekarang, lima, enam dan bahkan tujuh dan delapan kecepatan otomatis yang cukup kompleks untuk membuat kepala berputar orang awam secara teknis cerdik yang berusaha untuk memahami aliran listrik melalui cara kerja transmisi karena bergeser dari pertama gigi melalui top gear saat kendaraan berakselerasi dengan kecepatan jalan raya. Pada kendaraan modern (pertengahan 80-an sampai sekarang), monitor komputer kendaraan dan mengontrol pergeseran ini sehingga mereka hampir tak terlihat. Terlalu banyak yang ingin teknovanza sampaikan, dan..tapi....lagi..lagi bersambung di halaman berikutnya. Sekirannya Anda tinggal di ibu kota, sebaiknya saat Anda menemukan gejala ciri ciri transmisi otomatis rusak sebaiknya cepat di bawa ke bengkel transmisi otomatis jakarta. Dan tentu saja bila di tempat lain silahkan menuju ke bengkel mobil paling dekat dan juga terbaik menurut Anda. Diposkan oleh Tri Sunenti Label: Transmisi Otomatis

Transmisi otomatis terbaik terdiri dari banyak komponen dan sistem yang dirancang untuk bekerja sama dalam sebuah simfoni mekanik, hidrolik dan listrik teknologi pintar Transmisi otomatis terbaik terdiri dari banyak komponen dan sistem yang dirancang untuk bekerja sama dalam sebuah simfoni mekanik, hidrolik dan listrik teknologi pintar yang telah berkembang selama bertahun-tahun menjadi apa yang banyak orang cenderung mekanis anggap sebagai suatu bentuk seni. Kami mencoba untuk menggunakan sederhana, penjelasan generik di mana mungkin untuk menggambarkan sistem ini, tetapi, karena kompleksitas dari beberapa komponen transmisi otomatis pada mobil ini, Anda mungkin harus menggunakan beberapa latihan mental untuk memvisualisasikan operasi mereka. Komponen utama yang membentuk transmisi otomatis pada mobil meliputi: Set Aksesoris planet yang merupakan sistem mekanik yang menyediakan berbagai rasio roda gigi maju serta sebaliknya. Sistem Hidrolik yang menggunakan cairan transmisi khusus yang dikirim di bawah tekanan oleh Pump Oil melalui Badan Valve untuk mengontrol Kopling dan Band untuk mengontrol gigi set planet. Segel dan Gasket digunakan untuk menjaga minyak di mana seharusnya dan mencegah dari bocor keluar. Torque Converter yang bertindak seperti kopling untuk memungkinkan kendaraan untuk datang ke berhenti di gigi saat mesin masih berjalan. Modulator atau Throttle kabel yang memantau kecepatan dan posisi throttle untuk menentukan kapan bergeser. Pada kendaraan yang lebih baru, titik pergeseran dikendalikan oleh komputer yang mengarahkan solenoida listrik untuk mengalihkan aliran minyak ke komponen yang sesuai pada saat yang tepat. Set Aksesoris Planetary Gear Transmisi Gigi Otomatis - Sistem gigi planet transmisi otomatis mengandung banyak gigi dalam berbagai kombinasi. Dalam transmisi manual, gigi geser di sepanjang poros saat Anda memindahkan tuas pergeseran dari satu posisi ke posisi lain, terlibat berbagai gigi berukuran seperti yang diperlukan dalam rangka memberikan rasio gigi yang benar. Dalam transmisi otomatis, namun, gigi tidak pernah bergerak secara fisik dan selalu terlibat dengan gigi yang sama. Hal ini dicapai melalui penggunaan peralatan set planet. Transmisi otomatis planetary gear - Dasar gigi planet set terdiri dari roda gigi matahari, gigi cincin dan dua atau lebih gigi planet, semua yang tersisa dalam hubungan yang konstan. Roda gigi planet yang terhubung satu sama lain melalui pengangkut umum yang memungkinkan roda gigi berputar pada poros yang disebut "kepaknya" yang melekat pada operator. Operasi sistem transmisi Salah satu contoh cara bahwa sistem ini dapat digunakan adalah dengan menghubungkan ring gear ke poros input yang berasal dari mesin, yang menghubungkan pembawa planet ke poros output, dan mengunci roda gigi matahari sehingga tidak bisa bergerak. Dalam skenario ini, ketika kita menghidupkan ring gear, planet-planet akan "berjalan" di sepanjang roda gigi matahari (yang diadakan stasioner) menyebabkan pembawa planet untuk mengubah poros output dalam arah yang sama dengan poros input tetapi pada kecepatan yang lebih lambat menyebabkan gigi reduksi (mirip dengan mobil di gigi satu). Jika kita membuka roda gigi matahari dan mengunci dua elemen bersama-sama, ini akan menyebabkan semua tiga elemen untuk mengubah pada kecepatan yang sama sehingga poros output akan berubah pada tingkat yang sama kecepatan sebagai poros input. Hal ini seperti mobil yang ada di gigi tiga atau tinggi. Cara lain yang bisa kita gunakan gigi set Planetary adalah dengan mengunci pembawa planet bergerak, kemudian menerapkan kekuatan untuk ring gear yang akan menyebabkan roda gigi matahari untuk mengubah ke arah yang berlawanan memberikan kita membalikkan sistem gigi gear. Ilustrasi di sebelah kanan menunjukkan bagaimana sistem sederhana yang dijelaskan di atas akan terlihat dalam transmisi yang sebenarnya. Poros input terhubung ke ring gear (Blue), Poros output terhubung ke operator planet (Green) yang juga terhubung ke "Multi-disk" kopling pack. Roda gigi matahari terhubung ke drum (kuning) yang juga terhubung ke bagian lain dari paket kopling. Sekitar bagian luar drum adalah band (merah) yang dapat diperketat di sekitar drum ketika diperlukan untuk mencegah drum dengan gigi matahari terpasang dari berputar. Transmisi Kopling Otomatis Kopling paket yang digunakan, dalam hal ini, untuk mengunci operator planet dengan roda gigi matahari memaksa keduanya untuk mengubah pada kecepatan yang sama. Jika kedua paket kopling dan band yang dirilis, sistem akan netral. Mengubah poros input akan mengubah gigi planet terhadap roda gigi matahari, tapi karena tidak ada yang memegang roda gigi matahari, itu hanya akan berputar bebas dan tidak berpengaruh pada poros output. Untuk menempatkan unit pada gigi satu, band ini diterapkan untuk memegang roda gigi matahari bergerak. Untuk beralih dari pertama ke gigi tinggi, band ini merilis dan kopling diterapkan menyebabkan poros output untuk mengubah pada kecepatan yang sama dengan poros input. Cutaway dari roda belakang transmisi otomatis khas Banyak kombinasi lainnya yang mungkin menggunakan dua atau lebih set planet terhubung dalam berbagai cara untuk memberikan kecepatan maju dan mundur berbeda yang ditemukan dalam transmisi otomatis terbaik, dan tentunya sistem yang terbaik juga tidak lepas dari oli transmisi yang bagus. Beberapa pengaturan gigi pintar yang ditemukan di empat dan sekarang, lima, enam dan bahkan tujuh dan delapan kecepatan otomatis yang cukup kompleks untuk membuat kepala berputar orang awam secara teknis cerdik yang berusaha untuk memahami aliran listrik melalui cara kerja transmisi karena bergeser dari pertama gigi melalui top gear saat kendaraan berakselerasi dengan kecepatan jalan raya. Pada kendaraan modern (pertengahan 80-an sampai sekarang), monitor komputer kendaraan dan mengontrol pergeseran ini sehingga mereka hampir tak terlihat. Terlalu banyak yang ingin teknovanza sampaikan, dan..tapi....lagi..lagi bersambung di halaman berikutnya. Sekirannya Anda tinggal di ibu kota, sebaiknya saat Anda menemukan gejala ciri ciri transmisi otomatis rusak sebaiknya cepat di bawa ke bengkel transmisi otomatis jakarta. Dan tentu saja bila di tempat lain silahkan menuju ke bengkel mobil paling dekat dan juga terbaik menurut Anda. Diposkan oleh Tri Sunenti Label: Transmisi Otomatis

Transmisi otomatis terbaik terdiri dari banyak komponen dan sistem yang dirancang untuk bekerja sama dalam sebuah simfoni mekanik, hidrolik dan listrik teknologi pintar
Transmisi otomatis terbaik terdiri dari banyak komponen dan sistem yang dirancang untuk bekerja sama dalam sebuah simfoni mekanik, hidrolik dan listrik teknologi pintar yang telah berkembang selama bertahun-tahun menjadi apa yang banyak orang cenderung mekanis anggap sebagai suatu bentuk seni. Kami mencoba untuk menggunakan sederhana, penjelasan generik di mana mungkin untuk menggambarkan sistem ini, tetapi, karena kompleksitas dari beberapa komponen transmisi otomatis pada mobil ini, Anda mungkin harus menggunakan beberapa latihan mental untuk memvisualisasikan operasi mereka.

Komponen utama yang membentuk transmisi otomatis pada mobil meliputi:

  • Set Aksesoris planet yang merupakan sistem mekanik yang menyediakan berbagai rasio roda gigi maju serta sebaliknya.
  • Sistem Hidrolik yang menggunakan cairan transmisi khusus yang dikirim di bawah tekanan oleh Pump Oil melalui Badan Valve untuk mengontrol Kopling dan Band untuk mengontrol gigi set planet.
  • Segel dan Gasket digunakan untuk menjaga minyak di mana seharusnya dan mencegah dari bocor keluar.
  • Torque Converter yang bertindak seperti kopling untuk memungkinkan kendaraan untuk datang ke berhenti di gigi saat mesin masih berjalan.
  • Modulator atau Throttle kabel yang memantau kecepatan dan posisi throttle untuk menentukan kapan bergeser.
  • Pada kendaraan yang lebih baru, titik pergeseran dikendalikan oleh komputer yang mengarahkan solenoida listrik untuk mengalihkan aliran minyak ke komponen yang sesuai pada saat yang tepat.

Set Aksesoris Planetary Gear


Transmisi Gigi Otomatis - Sistem gigi planet transmisi otomatis mengandung banyak gigi dalam berbagai kombinasi. Dalam transmisi manual, gigi geser di sepanjang poros saat Anda memindahkan tuas pergeseran dari satu posisi ke posisi lain, terlibat berbagai gigi berukuran seperti yang diperlukan dalam rangka memberikan rasio gigi yang benar. Dalam transmisi otomatis, namun, gigi tidak pernah bergerak secara fisik dan selalu terlibat dengan gigi yang sama. Hal ini dicapai melalui penggunaan peralatan set planet.

Transmisi otomatis planetary gear - Dasar gigi planet set terdiri dari roda gigi matahari, gigi cincin dan dua atau lebih gigi planet, semua yang tersisa dalam hubungan yang konstan. Roda gigi planet yang terhubung satu sama lain melalui pengangkut umum yang memungkinkan roda gigi berputar pada poros yang disebut "kepaknya" yang melekat pada operator.

Operasi sistem transmisi

Salah satu contoh cara bahwa sistem ini dapat digunakan adalah dengan menghubungkan ring gear ke poros input yang berasal dari mesin, yang menghubungkan pembawa planet ke poros output, dan mengunci roda gigi matahari sehingga tidak bisa bergerak. Dalam skenario ini, ketika kita menghidupkan ring gear, planet-planet akan "berjalan" di sepanjang roda gigi matahari (yang diadakan stasioner) menyebabkan pembawa planet untuk mengubah poros output dalam arah yang sama dengan poros input tetapi pada kecepatan yang lebih lambat menyebabkan gigi reduksi (mirip dengan mobil di gigi satu).

Jika kita membuka roda gigi matahari dan mengunci dua elemen bersama-sama, ini akan menyebabkan semua tiga elemen untuk mengubah pada kecepatan yang sama sehingga poros output akan berubah pada tingkat yang sama kecepatan sebagai poros input. Hal ini seperti mobil yang ada di gigi tiga atau tinggi. Cara lain yang bisa kita gunakan gigi set Planetary adalah dengan mengunci pembawa planet bergerak, kemudian menerapkan kekuatan untuk ring gear yang akan menyebabkan roda gigi matahari untuk mengubah ke arah yang berlawanan memberikan kita membalikkan sistem gigi gear.

Ilustrasi di sebelah kanan menunjukkan bagaimana sistem sederhana yang dijelaskan di atas akan terlihat dalam transmisi yang sebenarnya. Poros input terhubung ke ring gear (Blue), Poros output terhubung ke operator planet (Green) yang juga terhubung ke "Multi-disk" kopling pack. Roda gigi matahari terhubung ke drum (kuning) yang juga terhubung ke bagian lain dari paket kopling. Sekitar bagian luar drum adalah band (merah) yang dapat diperketat di sekitar drum ketika diperlukan untuk mencegah drum dengan gigi matahari terpasang dari berputar.

Transmisi Kopling Otomatis

Kopling paket yang digunakan, dalam hal ini, untuk mengunci operator planet dengan roda gigi matahari memaksa keduanya untuk mengubah pada kecepatan yang sama. Jika kedua paket kopling dan band yang dirilis, sistem akan netral. Mengubah poros input akan mengubah gigi planet terhadap roda gigi matahari, tapi karena tidak ada yang memegang roda gigi matahari, itu hanya akan berputar bebas dan tidak berpengaruh pada poros output. Untuk menempatkan unit pada gigi satu, band ini diterapkan untuk memegang roda gigi matahari bergerak. Untuk beralih dari pertama ke gigi tinggi, band ini merilis dan kopling diterapkan menyebabkan poros output untuk mengubah pada kecepatan yang sama dengan poros input.

Cutaway dari roda belakang transmisi otomatis khas Banyak kombinasi lainnya yang mungkin menggunakan dua atau lebih set planet terhubung dalam berbagai cara untuk memberikan kecepatan maju dan mundur berbeda yang ditemukan dalam transmisi otomatis terbaik, dan tentunya sistem yang terbaik juga tidak lepas dari oli transmisi yang bagus.

Beberapa pengaturan gigi pintar yang ditemukan di empat dan sekarang, lima, enam dan bahkan tujuh dan delapan kecepatan otomatis yang cukup kompleks untuk membuat kepala berputar orang awam secara teknis cerdik yang berusaha untuk memahami aliran listrik melalui cara kerja transmisi karena bergeser dari pertama gigi melalui top gear saat kendaraan berakselerasi dengan kecepatan jalan raya. Pada kendaraan modern (pertengahan 80-an sampai sekarang), monitor komputer kendaraan dan mengontrol pergeseran ini sehingga mereka hampir tak terlihat.

Terlalu banyak yang ingin teknovanza sampaikan, dan..tapi....lagi..lagi bersambung di halaman berikutnya. Sekirannya Anda tinggal di ibu kota, sebaiknya saat Anda menemukan gejala ciri ciri transmisi otomatis rusak sebaiknya cepat di bawa ke bengkel transmisi otomatis jakarta.  Dan tentu saja bila di tempat lain silahkan menuju ke bengkel mobil paling dekat dan juga terbaik menurut Anda.
sumber:
Transmisi otomatis terbaik terdiri dari banyak komponen dan sistem yang dirancang untuk bekerja sama dalam sebuah simfoni mekanik, hidrolik dan listrik teknologi pintar
Transmisi otomatis terbaik terdiri dari banyak komponen dan sistem yang dirancang untuk bekerja sama dalam sebuah simfoni mekanik, hidrolik dan listrik teknologi pintar yang telah berkembang selama bertahun-tahun menjadi apa yang banyak orang cenderung mekanis anggap sebagai suatu bentuk seni. Kami mencoba untuk menggunakan sederhana, penjelasan generik di mana mungkin untuk menggambarkan sistem ini, tetapi, karena kompleksitas dari beberapa komponen transmisi otomatis pada mobil ini, Anda mungkin harus menggunakan beberapa latihan mental untuk memvisualisasikan operasi mereka.

Komponen utama yang membentuk transmisi otomatis pada mobil meliputi:

  • Set Aksesoris planet yang merupakan sistem mekanik yang menyediakan berbagai rasio roda gigi maju serta sebaliknya.
  • Sistem Hidrolik yang menggunakan cairan transmisi khusus yang dikirim di bawah tekanan oleh Pump Oil melalui Badan Valve untuk mengontrol Kopling dan Band untuk mengontrol gigi set planet.
  • Segel dan Gasket digunakan untuk menjaga minyak di mana seharusnya dan mencegah dari bocor keluar.
  • Torque Converter yang bertindak seperti kopling untuk memungkinkan kendaraan untuk datang ke berhenti di gigi saat mesin masih berjalan.
  • Modulator atau Throttle kabel yang memantau kecepatan dan posisi throttle untuk menentukan kapan bergeser.
  • Pada kendaraan yang lebih baru, titik pergeseran dikendalikan oleh komputer yang mengarahkan solenoida listrik untuk mengalihkan aliran minyak ke komponen yang sesuai pada saat yang tepat.

Set Aksesoris Planetary Gear


Transmisi Gigi Otomatis - Sistem gigi planet transmisi otomatis mengandung banyak gigi dalam berbagai kombinasi. Dalam transmisi manual, gigi geser di sepanjang poros saat Anda memindahkan tuas pergeseran dari satu posisi ke posisi lain, terlibat berbagai gigi berukuran seperti yang diperlukan dalam rangka memberikan rasio gigi yang benar. Dalam transmisi otomatis, namun, gigi tidak pernah bergerak secara fisik dan selalu terlibat dengan gigi yang sama. Hal ini dicapai melalui penggunaan peralatan set planet.

Transmisi otomatis planetary gear - Dasar gigi planet set terdiri dari roda gigi matahari, gigi cincin dan dua atau lebih gigi planet, semua yang tersisa dalam hubungan yang konstan. Roda gigi planet yang terhubung satu sama lain melalui pengangkut umum yang memungkinkan roda gigi berputar pada poros yang disebut "kepaknya" yang melekat pada operator.

Operasi sistem transmisi

Salah satu contoh cara bahwa sistem ini dapat digunakan adalah dengan menghubungkan ring gear ke poros input yang berasal dari mesin, yang menghubungkan pembawa planet ke poros output, dan mengunci roda gigi matahari sehingga tidak bisa bergerak. Dalam skenario ini, ketika kita menghidupkan ring gear, planet-planet akan "berjalan" di sepanjang roda gigi matahari (yang diadakan stasioner) menyebabkan pembawa planet untuk mengubah poros output dalam arah yang sama dengan poros input tetapi pada kecepatan yang lebih lambat menyebabkan gigi reduksi (mirip dengan mobil di gigi satu).

Jika kita membuka roda gigi matahari dan mengunci dua elemen bersama-sama, ini akan menyebabkan semua tiga elemen untuk mengubah pada kecepatan yang sama sehingga poros output akan berubah pada tingkat yang sama kecepatan sebagai poros input. Hal ini seperti mobil yang ada di gigi tiga atau tinggi. Cara lain yang bisa kita gunakan gigi set Planetary adalah dengan mengunci pembawa planet bergerak, kemudian menerapkan kekuatan untuk ring gear yang akan menyebabkan roda gigi matahari untuk mengubah ke arah yang berlawanan memberikan kita membalikkan sistem gigi gear.

Ilustrasi di sebelah kanan menunjukkan bagaimana sistem sederhana yang dijelaskan di atas akan terlihat dalam transmisi yang sebenarnya. Poros input terhubung ke ring gear (Blue), Poros output terhubung ke operator planet (Green) yang juga terhubung ke "Multi-disk" kopling pack. Roda gigi matahari terhubung ke drum (kuning) yang juga terhubung ke bagian lain dari paket kopling. Sekitar bagian luar drum adalah band (merah) yang dapat diperketat di sekitar drum ketika diperlukan untuk mencegah drum dengan gigi matahari terpasang dari berputar.

Transmisi Kopling Otomatis

Kopling paket yang digunakan, dalam hal ini, untuk mengunci operator planet dengan roda gigi matahari memaksa keduanya untuk mengubah pada kecepatan yang sama. Jika kedua paket kopling dan band yang dirilis, sistem akan netral. Mengubah poros input akan mengubah gigi planet terhadap roda gigi matahari, tapi karena tidak ada yang memegang roda gigi matahari, itu hanya akan berputar bebas dan tidak berpengaruh pada poros output. Untuk menempatkan unit pada gigi satu, band ini diterapkan untuk memegang roda gigi matahari bergerak. Untuk beralih dari pertama ke gigi tinggi, band ini merilis dan kopling diterapkan menyebabkan poros output untuk mengubah pada kecepatan yang sama dengan poros input.

Cutaway dari roda belakang transmisi otomatis khas Banyak kombinasi lainnya yang mungkin menggunakan dua atau lebih set planet terhubung dalam berbagai cara untuk memberikan kecepatan maju dan mundur berbeda yang ditemukan dalam transmisi otomatis terbaik, dan tentunya sistem yang terbaik juga tidak lepas dari oli transmisi yang bagus.

Beberapa pengaturan gigi pintar yang ditemukan di empat dan sekarang, lima, enam dan bahkan tujuh dan delapan kecepatan otomatis yang cukup kompleks untuk membuat kepala berputar orang awam secara teknis cerdik yang berusaha untuk memahami aliran listrik melalui cara kerja transmisi karena bergeser dari pertama gigi melalui top gear saat kendaraan berakselerasi dengan kecepatan jalan raya. Pada kendaraan modern (pertengahan 80-an sampai sekarang), monitor komputer kendaraan dan mengontrol pergeseran ini sehingga mereka hampir tak terlihat.

Terlalu banyak yang ingin teknovanza sampaikan, dan..tapi....lagi..lagi bersambung di halaman berikutnya. Sekirannya Anda tinggal di ibu kota, sebaiknya saat Anda menemukan gejala ciri ciri transmisi otomatis rusak sebaiknya cepat di bawa ke bengkel transmisi otomatis jakarta.  Dan tentu saja bila di tempat lain silahkan menuju ke bengkel mobil paling dekat dan juga terbaik menurut Anda.
Cara Kerja Motor 2 Tak dan 4 Tak November 11, 2012 by aifustars Sepeda Motor 4 Tak Image Langkah Kerja Motor 4 Tak yaitu: Langkah Isap: Piston bergerak dari Titik Mati Atas(TMA) menuju Ke Titik Mati Bawah(TMB) dengan katup In membuka, Campuran bahan bakar dan udara masuk ke ruang bakar. Langkah Kompresi : Piston bergerak dari TMB menuju TMA dengan kedua katup menutup. Udara ditekan sehingga kompresi menjadi tinggi, kemudian busi memercikkan bunga api. Langkah Usaha : Piston bergerak dari TMA menuju Ke TMB karena dorongan daya ledakan dari percikan bunga api busi. Langkah Buang : piston bergerak dari TMB menuju Ke TMA dengan Katup Ex membuka, gas sisa pembakaran didorong keluar ke saluran pembuangan. Sepeda Motor 2 Tak Image Langkah kerja Motor 2 Tak Yaitu : Pison bergerak dati TMB menuju Ke TMA : di bawah torak terjadi langkah Isap( pemasukan bahan bakar dari karburator ke ruang poros engkol). Sedangkan diatas torak terjadi langkah kompresi dan langkah pembakaran Piston Bergerak dari TMA menuju Ke TMB : diatas torak terjadi langkah buang dan usaha, Sedangkan dibawah torak terjadi langkah pembilasan( pemasukan bahan bakar baru yang ditampung dari ruang poros engkol menuju ke ruang bakar melalui saluran bilas) Sepeda Motor 2 Tak Image Sepeda motor 2 tak adalah sepeda motor yang bermesin 2 langkah, artinya dalam satu siklus kerja dibutuhkan dua langkah, yaitu langkah isap dan langkah buang. Dengan kata lain, mesin 2 tak merupakan mesin yang memiliki siklus kerja dua gerakan piston dalam satu kali putaran poros engkol. Titik tertinggi yang di capai piston disebut titik mati atas (TMA).Dan titik terendah yang dicapai piston disebut titik mati bawah (TMB). Gerakan seher dari TMB ke TMA disebut satu langkah piston (stroke) atau sama dengan setengah putaran poros engkol. Langkah Isap (Up Ward Stroke) Pada langkah isap piston bergerak naik dari TMB menuju TMA.Pada saat piston di posisi TMB, bahan baker yang berada dibawah piston didorong dan keluar dari saluran pembilasan. Proses selanjutnya, bahan baker yang keluar dari saluran pembilasan didorong piston sampai mencapai posisi TMA. Pada saat hamper mencapai TMA, piston menutup saluran pembuangan dan saluran pembilasan. Akibatnya, saluran pemasukan bahan baker terbuka yang menyebabkan bahan baker secara otomatis masuk melalui saluran pemasukan di bawah piston.Bahan baker yang telah ada disilinder di tekan naik oleh piston sampai mencapai posisi TMA. Tekanan di silinder meningkat, kemudian bunga api dari busi membakare bahan baker dan udara menjadi letusan. Langkah Buang (Down Ward Stroke) Letusan tersebut menghasilkan tenaga yang digunakan untuk mendorong piston bergerak turun dari TMA menuju TMB. Piston bergerak turun akan mendorong bahan baker yang telah berada di bawah piston menuju saluran pembilasan. Saat piston bergerak turun saluran buang dan saluran pembilasan dalam keadaan terbuka. Gas sisa pembakaran akan terdorong keluar melalui saluran pembuangan menuju knalpot akibat desakan bahan baker dan udara yang masuk dalam silinder melalui saluran pembilasan. Dengan terbuangnya gas sisa hasil pembakaran, kerja mesin 2 tak selesai untuk satu proses kerja (siklus). Proses up ward stroke dan down ward strokeakan terus bekerja silih berganti. Sepeda Motor 4 Tak Image Sepeda motor 4-tak adalah sepeda motor yang bermesin empat langkah. Disebut empat langkah karena satu siklus kerjanya dilakukan dalam empat langkah, yaitu langkah isap, langkah kompresi, langkah kerja, dan langkah buang. Jadi, dalam satu kali proses kerja terjadi empat langkah gerakan piston dalam dua kali putaran poros engkol. Langkah Kompresi I Pada kompresi I, piston bergerak dari TMA ke TMB.Saat piston bergerak turun, katup masuk dalam keadaan terbuka, sehingga campuran bahan baker dan udara terisap masuk kedalam silinder.Ketika piston mencapai TMB, katup masuk dalam keadaan tertutup.Dapat dikatakan bahwa langkah kompresi I selesai. Langkah Kompresi II Pada langkah kompresi II, kedua katup (katup masuk dan katup buang) dalam keadaan tertutup.Piston bergerak naik dari TMB menuju TMA mendorong campuran bahan baker dan udara dalam silinder, sehingga menyebabkan tekanan udara dalam silinder meningkat. Sebelum piston mencapai TMA campuran bahan baker dan udara yang bertekanan tinggi dibakar oleh percikan api busi. Langkah Isap Pada langkah isap, percikan api busi Cara Kerja Motor 2 Tak dan 4 Tak November 11, 2012 by aifustars Sepeda Motor 4 Tak Image Langkah Kerja Motor 4 Tak yaitu: Langkah Isap: Piston bergerak dari Titik Mati Atas(TMA) menuju Ke Titik Mati Bawah(TMB) dengan katup In membuka, Campuran bahan bakar dan udara masuk ke ruang bakar. Langkah Kompresi : Piston bergerak dari TMB menuju TMA dengan kedua katup menutup. Udara ditekan sehingga kompresi menjadi tinggi, kemudian busi memercikkan bunga api. Langkah Usaha : Piston bergerak dari TMA menuju Ke TMB karena dorongan daya ledakan dari percikan bunga api busi. Langkah Buang : piston bergerak dari TMB menuju Ke TMA dengan Katup Ex membuka, gas sisa pembakaran didorong keluar ke saluran pembuangan. Sepeda Motor 2 Tak Image Langkah kerja Motor 2 Tak Yaitu : Pison bergerak dati TMB menuju Ke TMA : di bawah torak terjadi langkah Isap( pemasukan bahan bakar dari karburator ke ruang poros engkol). Sedangkan diatas torak terjadi langkah kompresi dan langkah pembakaran Piston Bergerak dari TMA menuju Ke TMB : diatas torak terjadi langkah buang dan usaha, Sedangkan dibawah torak terjadi langkah pembilasan( pemasukan bahan bakar baru yang ditampung dari ruang poros engkol menuju ke ruang bakar melalui saluran bilas) Sepeda Motor 2 Tak Image Sepeda motor 2 tak adalah sepeda motor yang bermesin 2 langkah, artinya dalam satu siklus kerja dibutuhkan dua langkah, yaitu langkah isap dan langkah buang. Dengan kata lain, mesin 2 tak merupakan mesin yang memiliki siklus kerja dua gerakan piston dalam satu kali putaran poros engkol. Titik tertinggi yang di capai piston disebut titik mati atas (TMA).Dan titik terendah yang dicapai piston disebut titik mati bawah (TMB). Gerakan seher dari TMB ke TMA disebut satu langkah piston (stroke) atau sama dengan setengah putaran poros engkol. Langkah Isap (Up Ward Stroke) Pada langkah isap piston bergerak naik dari TMB menuju TMA.Pada saat piston di posisi TMB, bahan baker yang berada dibawah piston didorong dan keluar dari saluran pembilasan. Proses selanjutnya, bahan baker yang keluar dari saluran pembilasan didorong piston sampai mencapai posisi TMA. Pada saat hamper mencapai TMA, piston menutup saluran pembuangan dan saluran pembilasan. Akibatnya, saluran pemasukan bahan baker terbuka yang menyebabkan bahan baker secara otomatis masuk melalui saluran pemasukan di bawah piston.Bahan baker yang telah ada disilinder di tekan naik oleh piston sampai mencapai posisi TMA. Tekanan di silinder meningkat, kemudian bunga api dari busi membakare bahan baker dan udara menjadi letusan. Langkah Buang (Down Ward Stroke) Letusan tersebut menghasilkan tenaga yang digunakan untuk mendorong piston bergerak turun dari TMA menuju TMB. Piston bergerak turun akan mendorong bahan baker yang telah berada di bawah piston menuju saluran pembilasan. Saat piston bergerak turun saluran buang dan saluran pembilasan dalam keadaan terbuka. Gas sisa pembakaran akan terdorong keluar melalui saluran pembuangan menuju knalpot akibat desakan bahan baker dan udara yang masuk dalam silinder melalui saluran pembilasan. Dengan terbuangnya gas sisa hasil pembakaran, kerja mesin 2 tak selesai untuk satu proses kerja (siklus). Proses up ward stroke dan down ward strokeakan terus bekerja silih berganti. Sepeda Motor 4 Tak Image Sepeda motor 4-tak adalah sepeda motor yang bermesin empat langkah. Disebut empat langkah karena satu siklus kerjanya dilakukan dalam empat langkah, yaitu langkah isap, langkah kompresi, langkah kerja, dan langkah buang. Jadi, dalam satu kali proses kerja terjadi empat langkah gerakan piston dalam dua kali putaran poros engkol. Langkah Kompresi I Pada kompresi I, piston bergerak dari TMA ke TMB.Saat piston bergerak turun, katup masuk dalam keadaan terbuka, sehingga campuran bahan baker dan udara terisap masuk kedalam silinder.Ketika piston mencapai TMB, katup masuk dalam keadaan tertutup.Dapat dikatakan bahwa langkah kompresi I selesai. Langkah Kompresi II Pada langkah kompresi II, kedua katup (katup masuk dan katup buang) dalam keadaan tertutup.Piston bergerak naik dari TMB menuju TMA mendorong campuran bahan baker dan udara dalam silinder, sehingga menyebabkan tekanan udara dalam silinder meningkat. Sebelum piston mencapai TMA campuran bahan baker dan udara yang bertekanan tinggi dibakar oleh percikan api busi. Langkah Isap Pada langkah isap, percikan api busi yang bereaksi dengan campuran bahan baker dan uadara bertekanan tinggi akan menimbulkan letusan. Letusan ini akan menghasilkan tenaga yang mendorong piston bergerak turun menuju TMB. Tenaga yang dihasilkan oleh langkah kerja di teruskan poros engkol untuk menggerakkan gigi transmisi yang menggerakkan gir depan. Langkah Buang Pada langkah buang, piston bergerak naik dari TMB menuju TMA.Katup masuk dalam keadaan tertutup dan katup buang dalam keadaan terbuka.Gas sisa hasil pembakaran terdorong keluar menuju saluran pembuangan. Dengan terbuangnya gas sisa pembakaran, berarti kerja keempat langkah mesin untuk satu kali proses kerja (siklus) telah selesai. yang bereaksi dengan campuran bahan baker dan uadara bertekanan tinggi akan menimbulkan letusan. Letusan ini akan men.

Cara Kerja Motor 2 Tak dan 4 Tak November 11, 2012 by aifustars Sepeda Motor 4 Tak Image Langkah Kerja Motor 4 Tak yaitu: Langkah Isap: Piston bergerak dari Titik Mati Atas(TMA) menuju Ke Titik Mati Bawah(TMB) dengan katup In membuka, Campuran bahan bakar dan udara masuk ke ruang bakar. Langkah Kompresi : Piston bergerak dari TMB menuju TMA dengan kedua katup menutup. Udara ditekan sehingga kompresi menjadi tinggi, kemudian busi memercikkan bunga api. Langkah Usaha : Piston bergerak dari TMA menuju Ke TMB karena dorongan daya ledakan dari percikan bunga api busi. Langkah Buang : piston bergerak dari TMB menuju Ke TMA dengan Katup Ex membuka, gas sisa pembakaran didorong keluar ke saluran pembuangan. Sepeda Motor 2 Tak Image Langkah kerja Motor 2 Tak Yaitu : Pison bergerak dati TMB menuju Ke TMA : di bawah torak terjadi langkah Isap( pemasukan bahan bakar dari karburator ke ruang poros engkol). Sedangkan diatas torak terjadi langkah kompresi dan langkah pembakaran Piston Bergerak dari TMA menuju Ke TMB : diatas torak terjadi langkah buang dan usaha, Sedangkan dibawah torak terjadi langkah pembilasan( pemasukan bahan bakar baru yang ditampung dari ruang poros engkol menuju ke ruang bakar melalui saluran bilas) Sepeda Motor 2 Tak Image Sepeda motor 2 tak adalah sepeda motor yang bermesin 2 langkah, artinya dalam satu siklus kerja dibutuhkan dua langkah, yaitu langkah isap dan langkah buang. Dengan kata lain, mesin 2 tak merupakan mesin yang memiliki siklus kerja dua gerakan piston dalam satu kali putaran poros engkol. Titik tertinggi yang di capai piston disebut titik mati atas (TMA).Dan titik terendah yang dicapai piston disebut titik mati bawah (TMB). Gerakan seher dari TMB ke TMA disebut satu langkah piston (stroke) atau sama dengan setengah putaran poros engkol. Langkah Isap (Up Ward Stroke) Pada langkah isap piston bergerak naik dari TMB menuju TMA.Pada saat piston di posisi TMB, bahan baker yang berada dibawah piston didorong dan keluar dari saluran pembilasan. Proses selanjutnya, bahan baker yang keluar dari saluran pembilasan didorong piston sampai mencapai posisi TMA. Pada saat hamper mencapai TMA, piston menutup saluran pembuangan dan saluran pembilasan. Akibatnya, saluran pemasukan bahan baker terbuka yang menyebabkan bahan baker secara otomatis masuk melalui saluran pemasukan di bawah piston.Bahan baker yang telah ada disilinder di tekan naik oleh piston sampai mencapai posisi TMA. Tekanan di silinder meningkat, kemudian bunga api dari busi membakare bahan baker dan udara menjadi letusan. Langkah Buang (Down Ward Stroke) Letusan tersebut menghasilkan tenaga yang digunakan untuk mendorong piston bergerak turun dari TMA menuju TMB. Piston bergerak turun akan mendorong bahan baker yang telah berada di bawah piston menuju saluran pembilasan. Saat piston bergerak turun saluran buang dan saluran pembilasan dalam keadaan terbuka. Gas sisa pembakaran akan terdorong keluar melalui saluran pembuangan menuju knalpot akibat desakan bahan baker dan udara yang masuk dalam silinder melalui saluran pembilasan. Dengan terbuangnya gas sisa hasil pembakaran, kerja mesin 2 tak selesai untuk satu proses kerja (siklus). Proses up ward stroke dan down ward strokeakan terus bekerja silih berganti. Sepeda Motor 4 Tak Image Sepeda motor 4-tak adalah sepeda motor yang bermesin empat langkah. Disebut empat langkah karena satu siklus kerjanya dilakukan dalam empat langkah, yaitu langkah isap, langkah kompresi, langkah kerja, dan langkah buang. Jadi, dalam satu kali proses kerja terjadi empat langkah gerakan piston dalam dua kali putaran poros engkol. Langkah Kompresi I Pada kompresi I, piston bergerak dari TMA ke TMB.Saat piston bergerak turun, katup masuk dalam keadaan terbuka, sehingga campuran bahan baker dan udara terisap masuk kedalam silinder.Ketika piston mencapai TMB, katup masuk dalam keadaan tertutup.Dapat dikatakan bahwa langkah kompresi I selesai. Langkah Kompresi II Pada langkah kompresi II, kedua katup (katup masuk dan katup buang) dalam keadaan tertutup.Piston bergerak naik dari TMB menuju TMA mendorong campuran bahan baker dan udara dalam silinder, sehingga menyebabkan tekanan udara dalam silinder meningkat. Sebelum piston mencapai TMA campuran bahan baker dan udara yang bertekanan tinggi dibakar oleh percikan api busi. Langkah Isap Pada langkah isap, percikan api busi Cara Kerja Motor 2 Tak dan 4 Tak November 11, 2012 by aifustars Sepeda Motor 4 Tak Image Langkah Kerja Motor 4 Tak yaitu: Langkah Isap: Piston bergerak dari Titik Mati Atas(TMA) menuju Ke Titik Mati Bawah(TMB) dengan katup In membuka, Campuran bahan bakar dan udara masuk ke ruang bakar. Langkah Kompresi : Piston bergerak dari TMB menuju TMA dengan kedua katup menutup. Udara ditekan sehingga kompresi menjadi tinggi, kemudian busi memercikkan bunga api. Langkah Usaha : Piston bergerak dari TMA menuju Ke TMB karena dorongan daya ledakan dari percikan bunga api busi. Langkah Buang : piston bergerak dari TMB menuju Ke TMA dengan Katup Ex membuka, gas sisa pembakaran didorong keluar ke saluran pembuangan. Sepeda Motor 2 Tak Image Langkah kerja Motor 2 Tak Yaitu : Pison bergerak dati TMB menuju Ke TMA : di bawah torak terjadi langkah Isap( pemasukan bahan bakar dari karburator ke ruang poros engkol). Sedangkan diatas torak terjadi langkah kompresi dan langkah pembakaran Piston Bergerak dari TMA menuju Ke TMB : diatas torak terjadi langkah buang dan usaha, Sedangkan dibawah torak terjadi langkah pembilasan( pemasukan bahan bakar baru yang ditampung dari ruang poros engkol menuju ke ruang bakar melalui saluran bilas) Sepeda Motor 2 Tak Image Sepeda motor 2 tak adalah sepeda motor yang bermesin 2 langkah, artinya dalam satu siklus kerja dibutuhkan dua langkah, yaitu langkah isap dan langkah buang. Dengan kata lain, mesin 2 tak merupakan mesin yang memiliki siklus kerja dua gerakan piston dalam satu kali putaran poros engkol. Titik tertinggi yang di capai piston disebut titik mati atas (TMA).Dan titik terendah yang dicapai piston disebut titik mati bawah (TMB). Gerakan seher dari TMB ke TMA disebut satu langkah piston (stroke) atau sama dengan setengah putaran poros engkol. Langkah Isap (Up Ward Stroke) Pada langkah isap piston bergerak naik dari TMB menuju TMA.Pada saat piston di posisi TMB, bahan baker yang berada dibawah piston didorong dan keluar dari saluran pembilasan. Proses selanjutnya, bahan baker yang keluar dari saluran pembilasan didorong piston sampai mencapai posisi TMA. Pada saat hamper mencapai TMA, piston menutup saluran pembuangan dan saluran pembilasan. Akibatnya, saluran pemasukan bahan baker terbuka yang menyebabkan bahan baker secara otomatis masuk melalui saluran pemasukan di bawah piston.Bahan baker yang telah ada disilinder di tekan naik oleh piston sampai mencapai posisi TMA. Tekanan di silinder meningkat, kemudian bunga api dari busi membakare bahan baker dan udara menjadi letusan. Langkah Buang (Down Ward Stroke) Letusan tersebut menghasilkan tenaga yang digunakan untuk mendorong piston bergerak turun dari TMA menuju TMB. Piston bergerak turun akan mendorong bahan baker yang telah berada di bawah piston menuju saluran pembilasan. Saat piston bergerak turun saluran buang dan saluran pembilasan dalam keadaan terbuka. Gas sisa pembakaran akan terdorong keluar melalui saluran pembuangan menuju knalpot akibat desakan bahan baker dan udara yang masuk dalam silinder melalui saluran pembilasan. Dengan terbuangnya gas sisa hasil pembakaran, kerja mesin 2 tak selesai untuk satu proses kerja (siklus). Proses up ward stroke dan down ward strokeakan terus bekerja silih berganti. Sepeda Motor 4 Tak Image Sepeda motor 4-tak adalah sepeda motor yang bermesin empat langkah. Disebut empat langkah karena satu siklus kerjanya dilakukan dalam empat langkah, yaitu langkah isap, langkah kompresi, langkah kerja, dan langkah buang. Jadi, dalam satu kali proses kerja terjadi empat langkah gerakan piston dalam dua kali putaran poros engkol. Langkah Kompresi I Pada kompresi I, piston bergerak dari TMA ke TMB.Saat piston bergerak turun, katup masuk dalam keadaan terbuka, sehingga campuran bahan baker dan udara terisap masuk kedalam silinder.Ketika piston mencapai TMB, katup masuk dalam keadaan tertutup.Dapat dikatakan bahwa langkah kompresi I selesai. Langkah Kompresi II Pada langkah kompresi II, kedua katup (katup masuk dan katup buang) dalam keadaan tertutup.Piston bergerak naik dari TMB menuju TMA mendorong campuran bahan baker dan udara dalam silinder, sehingga menyebabkan tekanan udara dalam silinder meningkat. Sebelum piston mencapai TMA campuran bahan baker dan udara yang bertekanan tinggi dibakar oleh percikan api busi. Langkah Isap Pada langkah isap, percikan api busi yang bereaksi dengan campuran bahan baker dan uadara bertekanan tinggi akan menimbulkan letusan. Letusan ini akan menghasilkan tenaga yang mendorong piston bergerak turun menuju TMB. Tenaga yang dihasilkan oleh langkah kerja di teruskan poros engkol untuk menggerakkan gigi transmisi yang menggerakkan gir depan. Langkah Buang Pada langkah buang, piston bergerak naik dari TMB menuju TMA.Katup masuk dalam keadaan tertutup dan katup buang dalam keadaan terbuka.Gas sisa hasil pembakaran terdorong keluar menuju saluran pembuangan. Dengan terbuangnya gas sisa pembakaran, berarti kerja keempat langkah mesin untuk satu kali proses kerja (siklus) telah selesai. yang bereaksi dengan campuran bahan baker dan uadara bertekanan tinggi akan menimbulkan letusan. Letusan ini akan men.

Cara Kerja Motor 2 Tak dan 4 Tak

Sepeda Motor  4 Tak
 Image
Langkah Kerja Motor 4 Tak  yaitu:
  1.  Langkah Isap: Piston bergerak dari Titik Mati Atas(TMA) menuju Ke Titik Mati Bawah(TMB) dengan katup In membuka, Campuran bahan bakar dan udara masuk ke ruang bakar.
  2. Langkah Kompresi : Piston bergerak dari TMB menuju TMA dengan kedua katup menutup. Udara ditekan sehingga kompresi menjadi tinggi, kemudian busi memercikkan bunga api.
  3. Langkah Usaha : Piston bergerak dari TMA menuju Ke TMB karena dorongan daya ledakan dari percikan bunga api busi.
  4. Langkah Buang : piston bergerak dari TMB menuju Ke TMA dengan Katup Ex membuka, gas sisa pembakaran didorong keluar ke saluran pembuangan.


Sepeda Motor 2 Tak
Image
Langkah kerja Motor 2 Tak Yaitu :
  1. Pison bergerak dati TMB menuju Ke TMA : di bawah torak terjadi langkah Isap( pemasukan bahan bakar dari karburator ke ruang poros engkol). Sedangkan diatas torak terjadi langkah kompresi dan langkah pembakaran
  2. Piston Bergerak dari TMA menuju Ke TMB : diatas torak terjadi langkah buang dan usaha, Sedangkan dibawah torak terjadi langkah pembilasan( pemasukan bahan bakar baru yang ditampung dari ruang poros engkol menuju ke ruang bakar melalui saluran bilas)

Sepeda Motor 2 Tak
 Image
Sepeda motor 2 tak adalah sepeda motor yang bermesin 2 langkah, artinya dalam satu siklus kerja dibutuhkan dua langkah, yaitu langkah isap dan langkah buang. Dengan kata lain, mesin 2 tak merupakan mesin yang memiliki siklus kerja dua gerakan piston dalam satu kali putaran poros engkol. Titik tertinggi yang di capai piston disebut titik mati atas (TMA).Dan titik terendah yang dicapai piston disebut titik mati bawah (TMB). Gerakan seher dari TMB ke TMA disebut satu langkah piston (stroke) atau sama dengan setengah putaran poros engkol.

  1. Langkah Isap (Up Ward Stroke)
Pada langkah isap piston bergerak naik dari TMB menuju TMA.Pada saat piston di posisi TMB, bahan baker yang berada dibawah piston didorong dan keluar dari saluran pembilasan. Proses selanjutnya, bahan baker yang keluar dari saluran pembilasan didorong piston sampai mencapai posisi TMA. Pada saat hamper mencapai TMA, piston menutup saluran pembuangan dan saluran pembilasan. Akibatnya, saluran pemasukan bahan baker terbuka yang menyebabkan bahan baker secara otomatis masuk melalui saluran pemasukan di bawah piston.Bahan baker yang telah ada disilinder di tekan naik oleh piston sampai mencapai posisi TMA. Tekanan di silinder meningkat, kemudian bunga api dari busi membakare bahan baker dan udara menjadi letusan.

  1. Langkah Buang (Down Ward Stroke)
Letusan tersebut menghasilkan tenaga yang digunakan untuk mendorong piston bergerak turun dari TMA menuju TMB. Piston bergerak turun akan mendorong bahan baker yang telah berada di bawah piston menuju saluran pembilasan. Saat piston bergerak turun saluran buang dan saluran pembilasan dalam keadaan terbuka. Gas sisa pembakaran akan terdorong keluar melalui saluran pembuangan menuju knalpot akibat desakan bahan baker dan udara yang masuk dalam silinder melalui saluran pembilasan. Dengan terbuangnya gas sisa hasil pembakaran, kerja mesin 2 tak selesai untuk satu proses kerja (siklus). Proses up ward stroke dan down ward strokeakan terus bekerja silih berganti.
Sepeda Motor 4 Tak
 Image
Sepeda motor 4-tak adalah sepeda motor yang bermesin empat langkah. Disebut empat langkah karena satu siklus kerjanya dilakukan dalam empat langkah, yaitu langkah isap, langkah kompresi, langkah kerja, dan langkah buang. Jadi, dalam satu kali proses kerja terjadi empat langkah gerakan piston dalam dua kali putaran poros engkol.
 Langkah Kompresi I
Pada kompresi I, piston bergerak dari TMA ke TMB.Saat piston bergerak turun, katup masuk dalam keadaan terbuka, sehingga campuran bahan baker dan udara terisap masuk kedalam silinder.Ketika piston mencapai TMB, katup masuk dalam keadaan tertutup.Dapat dikatakan bahwa langkah kompresi I selesai.

  1. Langkah Kompresi II
Pada langkah kompresi II, kedua katup (katup masuk dan katup buang) dalam keadaan tertutup.Piston bergerak naik dari TMB menuju TMA mendorong campuran bahan baker dan udara dalam silinder, sehingga menyebabkan tekanan udara dalam silinder meningkat. Sebelum piston mencapai TMA campuran bahan baker dan udara yang bertekanan tinggi dibakar oleh percikan api busi.

  1. Langkah Isap
Pada langkah isap, percikan api busi yang bereaksi dengan campuran bahan baker dan uadara bertekanan tinggi akan menimbulkan letusan. Letusan ini akan menghasilkan tenaga yang mendorong piston bergerak turun menuju TMB. Tenaga yang dihasilkan oleh langkah kerja di teruskan poros engkol untuk menggerakkan gigi transmisi yang menggerakkan gir depan.

  1. Langkah Buang
Pada langkah buang, piston bergerak naik dari TMB menuju TMA.Katup masuk dalam keadaan tertutup dan katup buang dalam keadaan terbuka.Gas sisa hasil pembakaran terdorong keluar menuju saluran pembuangan. Dengan terbuangnya gas sisa pembakaran, berarti kerja keempat langkah mesin untuk satu kali proses kerja (siklus) telah selesai.

 sumber:https://aifustars.wordpress.com/2012/11/11/cara-kerja-motor-2-tak-dan-4-tak/
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. duniaotomotif - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template | Distributed By: BloggerBulk
Proudly powered by Blogger